Life is simple

IMG_20160709_142649-02[1].jpeg

Hari Kamis tanggal 7 Juli 2016. Kumpullah beberapa orang laki laki di suatu tempat yang disebut rumah Singgih. Beberapa orang tersebut terdiri dari, Singgih (penyedia tempat), Anggi, Satria, Bio, Aldy, Candra, Adam dan Tiar atau Aku/Saya.

Masih dalam suasana lebaran yang dimana seperti kalian ketahui dalam budaya Islam kami bersilaturrahmi dan saling memaafkan antara satu sama lain (yaa walaupun niat nya cuma mau cari makanan sih ke rumah orang, wkwkwk just a joke onion-emoticons-set-2-61). Seperti biasa kalau temen lama kumpul kembali you know lah, banyak hal yang kami lakukan, seperti mengingat kejadian masa lalu, bercerita apa saja yang inigin di ceritakan, bergurau dan lain sebagainya. Sampai pada ujung cerita tercetus lah ide yang bertemakan “libur”. “Kaya ini ja kah liburan kita?” dalam bahasa banjar bio bicara. Sahut yang lain “bah iya nah, handak ke manaan kita? liburan masa di sini ja”. Karena kode yang terlalu keras. Akhirnya kami pun mencari refrensi tempat recommended buat berlibur. Dengan pertimbangan dan perdebatan yang sangat sengit (terlalu lebay yaonion-emoticons-set-2-61 ) terpilah sebuah pulau yang disebut dengan nama Pulau SAMBER GELAP.

Pulau Samber Gelap merupakan destinasi wisata bahari yang luasnya hanya sekitar 5 ha, terletak di Kalimantan Selatan, tepatnya Kota Baru yang dimana di Pulau Tersebut menyimpan banyak keindahan, khususnya pemandangan di lautnya. Itu kata website yang kami baca. cool onion head

Untuk membuktikan Website tersebut tanpa pikir panjang kami pun membuat rencana “Go Samber Gelap” tanpa memikirkan apa yang kami lakukan di sana dan berapa budget yang mesti kami sediakan. Setelah dilakukan diskusi dan berbagai cobaan dalam masalah perijinan munculah kesepakatan tentang keberangkatan pada hari Jumat tanggal 8 Juli 2016 pukul 20.00 wib sudah go menuju Kota Baru (itu ekspetasinya bled2 onion head). Dan yang ikut dalam perjalanan “Go Samber Gelap” hanya ber-6 tanpa Anggi dan Adam dengan alasan perijinan dan lain hal.

Keesokan harinya, dengan jadwal yang sudah di tentukan jam 20.00 wib molor 4 jam menjadi 24.00 wib kami baru start dari Kota kami Palangkaraya (sesuatu kewajaran ekspetasi tidak sesuai dengan realitadepressed2 onion head ). Perjalanan pun kami tempuh dengan bermodalkan nekat, bahkan kami tidak tau arah yang kami tuju, karena diantara dari kami tidak ada yang pernah menuju ke sana. Yang kami tau hanya letaknya di kota Baru wkkwkwkk (look crazy but it’s fun good job onion head). Bermodal kan kata pepatah “SUPAN BETAKUN SASAT DIJALAN” akhirnya disetiap kota ataupun desa yang kami singgahi mau tidak mau kami bertanya dengan penduduk sekitar kemana arah agar sampai di Samber Gelap. Dari perjalanan yang kami lakukan dan kami bertanya kepada masyarakat banyak yang tidak tau “apa itu Pulau Samber Gelap?” kami pun kaget dan bertanya-tanya “kenapa masyarakat tidak mengetahui hal tersebut?” Suatu pertanyaan besar dikepala kami. Kami menarik kesimpulan mungkin dalam perkembangannya pemerintah setempat kurang mensosialisasikan tempat tersebut padahal hal seperti itu penting menurut kami penting untuk petunjuk arah agar masyarakat yang ingin mengunjungi tempat tersebut tidak kebingunan¬† bahkan tersesat dalam perjalanan nya. Yaa itu urusan pemerintah lah hehehe. Karena masyarakat tidak mengetahuinya akhirnya kami merubah pertanyaan kami menjadi “Dimana letak atau arah Kota Baru?” mereka pun mengetahui dan menunjukan kepada kami arahnya. Dan untung nya setiap jalan yang kami jalani itu selalu benar arahnya tidak ada indikasi kami tersesat (suatu awal yang bagus untuk perjalanan kami). Great good job onion head

Akhirnya, dengan berbagai rintangan yang kami lalui dan lewati kami pun tiba di Batu Licin pada pukul 08.00 wita atau setara dengan 07.00 wib, yang dimana di Kota tersebut terdapat pelabuhan yang dapat menyebrangkan para penupang tujuan Kota Baru dengan menggunakan kapal Fery. Sesampai nya di Kapal Fery seperti biasa kami di sana bayar karcis masuk dan parkir sesuai arahan petugas yang ada di dalam fery tersebut. Parkirannya cukup lebar tetapi waktu itu kami harus parkir mobilnya agak berdempetan guna memaksimalkan penggunaan tempat yaa walaupun rada ribet sih keluar dari mobilnya tapi its fine selama itu aman dan demi memaksimalkan tempat. Di dalam fery terdapat berbagai aroma terutama aroma “minyak angin” yaa kalian tau lah gimana rasanya. Dan akhirnya kami pun memutuskan untuk memilih tempat di luar atau teras Kapal sesambil ingin melihat pemandangan di luar. Dan jelas saja pemandangan di luar terlihat sangatlah indah dengan pemandangan air laut yang tampak kehijauan dan dikelilingi oleh beberapa pulau disekitarnya sambil melepas penat dari perjalan lebih kurang 7 jam kami menikmati pemandangan tersebut. Insta-image-26[1]Sesampai di sebrang kami melanjutkan perjalanan kami menuju Pulau yang kami tuju yaitu “Pulau Samber Gelap”. Dari pelabuhan menuju penyebrangan Pulau samber gelap memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan, dengan kecepatan rata rata 80-120 km/jam. Dengan bermodal kan tanya sana sini akhirnya kami tiba di pelabuhan tempat penyebrangan menuju Pulau Samber Gelap. Di sana sudah berjejer Amang-amang yang ingin menawarkan jasa nya untuk menyebrang, jadi kalian tidak perlu risau untuk mencari jasa penyebrangan. Harga yang ditawarkan pun bervariasi dari harga Rp. 1.500.0000,- sampai Rp. 2.000.000,- untuk 4-5 orang penumpang menggunakan speedboat kecil. Awalnya kami cukup shocked mendengar harganya dan kapasitas orangnya yang hanya 5 orang bisa diangkut, sedangkan personel kami 6 orang, tapi yaa mau ga mau toh itu emang sudah ketentuan dari sana, mengingat masalah keamanan dan lain sebagainya. Akhirnya dengan perbincangan yang cukup panjang dan memakan waktu banyak sampai sampai pak TNI-AL meyakinkan kami bahwa keselamatan itu paling utama, kamipun setuju dan beranjak dari pelabuhan tersebut dengan menggunakan 2 speedboat kecil. (sambil berharap tempatnya tidak mengecewakan¬†hehe onion head)

1468783559248

1468783566014

1468783827850[1]

1468783599731

Perjalan menuju Pulau Samber Gelap pun kami mulai, di setiap perjalanan kami di suguhi dengan pemandangan yang luar biasa dapat memanjakan mata, terdapat banyak tambak ikan para nelayan di tengah laut, kapal tongkang yang sedang membawa minyak dan bijih besi, pulau pulau berjejer dan tentunya bisa memanjakan mata kami. admire2 onion head Kendala pada saat perjalanan yaitu apabila ombak sudah mulai tinggi yaa kalian tentu tau saja gimana rasanya terombang ambing dan terhempas ditengah laut tentu rasanya GAK ENAK BANGET. But it’s ok demi menggapai suatu tujuan emang harus melalui yang namanya perjuangan. Aseeekk!!! embarrassed3 onion head .

Pada akhirnya dengan perjuangan terombang ambing di tengah laut lebih kurangnya 1 jam 45 menit kami pun tiba di PULAU SAMBER GELAP. Dan tidak lah mengecewakan dan bahkan sangat sangat menakjubkan perjalanan kami yang memakan waktu sekita 11 jam 45 menit tidaklah terbuang sia sia dan terbayar!!!! admire2 onion head. Kami dibuat takjub dengan keindahan yang diberikan Tuhan, sebuah Pulau dengan dikeliling laut bening dan berisikan pepohonan yang masih asli kini kami pijakan dan bisa kami nikmati. Sungguh fenomena alam yang sangat LUAR BIASA!!!

IMG_20160709_142649-02[1]

IMG_20160715_230708

Sesampai di pulau kami disambut oleh penjaga pulau tersebut dan langsung ditawarkan penginapan untuk tempat beristirahat. Dengan ramah beliau menyambut kami dan mempersilahkan kami untuk menginap dan menikati Pulau Samber Gelap. Tak perlu berfikir panjang kami langsung menaruh semua perlengkapan yang kami bawa dan setelah itu langsung menyeplungkan diri ke Laut. MUAAANNTAAAP air nya seger dan pemandangan lautnya cukup memanjakan mata .embarrassed1 onion head

1468783580025

1468783816096

1468783529623

Bukannya hanya pemandangan lautnya panorama alam nya juga bisa kita nikmati di sana seperti sunset dan sunrise.

1468783547699

1468783570042

1468783535070

Dimalam hari kami tidak lah langsung mengistirahatkan diri kami masih menikmati indah nya pulau ini. Banyak hal yang kami lakukan seperti makan, melakukan permainan truth or dare dan mendengarkan senandung gitar. music crazy rabbit Nb : Kalau ingin berlibur ke Samber Gelap jangan lupa membawa bekal makanan sendiri, soalnya fasilitas seperti warung atau pun tempat makan belum ada.

1468783620077

1468783572990

1468783539724

Cukup melelahkan memang, tapi semua itu sudahlah terbayarkan dengan panorama alam yang begitu luar biasa, akhirnya kami pun pulang dengan kebahagaian yang tak dapat kami deskripsikan sendiri, dan apabila kalian ingin berlibur dan tidak tau mau ke mana, Samber Gelap merupakan tempat yang recommended banget buat kalian yang suka berenang dan berjemur. yesss crazy rabbit

Mungkin itu saja cerita dari kami “GO SAMBER GELAP” semoga bermanfaat dan jadi refrensi buat kalian. Sekian dan Makasih. Keep Free!!! yipee crazy rabbit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: